Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra Endang S Thohari (foto: Instagram/@endangsthohari).

TANI.TV – Anggota Komisi IV DPR RI Endang S Thohari menginginkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) lebih cermat dalam melakukan penyusunan prioritas anggaran agar program yang ada lebih tepat sasaran.

Menurutnya, penambahan pagu KLHK untuk kegiatan percepatan food estate terdapat kegiatan Restorasi Gambut dan Mangrove sebesar Rp859 miliar yang tumpang tindih dengan kegiatan antara lain di Badan Restorasi Gambut dan Mangrove.

“Mengingat keuangan negara kita saat ini banyak keterbatasan, serta lebih meningkatkan pengawasan atas pelaksanaan anggaran khususnya untuk setiap program kerja yang menjadi fungsi pokok KLHK,” kata Endang di Jakarta, Jumat (11/6/21)

Ia mengingatkan supaya KLHK lebih baik memprioritaskan kegiatan-kegiatan yang berdampak langsung pada beberapa hal, di antaranya peningkatan perekonomian sekitarnya.

Pencegahan potensi karhutla melalui pembangunan sekat kanal, perlindungan keanekaragaman hayati dan spasial kawasan hutan sebagai dukungan untuk program food estate.

Endang menyatakan tidak melihat adanya perhatian KLHK yang lebih serius pada upaya rehabilitasi hutan dan lahan kritis, khususnya di area DAS serta pencemaran lingkungan (khusus di sungai), dan reklamasi tambang serta pencegahan dan penegakan hukum lingkungan hidup kehutanan.

“Sebagai salah satu upaya pencegahan, kami meminta KLHK untuk meningkatkan program sosialisasi dan bimbingan teknis guna meningkatkan kapasitas serta kepedulian masyarakat,” katanya.

Terkait anggaran belanja tambahansebesar Rp1,5 triliun, kami minta agar KLHK meningkatkan kinerjanya serta memiliki perencanaan yang matang, sehingga keberhasilan bisa dicapai maksimal,” pungkasnya. (ud/ed).

LEAVE A REPLY