Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir (foto: merdeka).

TANI.TV – Menteri BUMN Erick Thohir berupaya meningkatkan potensi talenta muda BUMN dan memberikan kontribusi bagi masyarakat khususnya pelaku UMKM, dengan menyelenggarakan program CEO dan CFO Muda Rumah BUMN . Salah satu cara yang dilakukan dengan program CEO dan CFO Muda Rumah BUMN.

Dengan adanya program CEO dan CFO Muda Rumah BUMN ini diharapkan dapat mengakselerasi tercapainya lima fungsi Rumah BUMN yaitu pengembangan UMKM, basecamp millennials, penyaluran program PK/BL, Co-Working space, dan Satgas Bencana.

“Program Assessment dan Leadership, Managerial & Entrepreneurship Bootcamp CEO dan CFO Muda Rumah BUMN dirancang sebagai salah satu upaya implementasi dari pengembangan talenta, yang menjadi bagian dari lima prioritas Kementerian BUMN,” ujar Erick dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (18/3/2021).

Program tersebut selaras dengan upaya Kementerian BUMN dalam mempersiapkan insan muda BUMN untuk dapat duduk dalam jajaran direksi dan komisaris BUMN dengan target keterwakilan milenial sebesar 5%.

Melalui penempatan CEO dan CFO muda tersebut, pemerintah ingin mencetak kandidat BUMN masa depan yang memiliki core values AKHLAK dan terpanggil untuk senantiasa belajar, tumbuh dan berkontribusi untuk Indonesia.

Sebanyak delapan orang talenta millennial terbaik dari BRI, Bank Mandiri, Pertamina, dan Telkom Indonesia terpilih sebagai CEO dan CFO Muda Rumah BUMN setelah melalui persaingan melalui proses seleksi dan bootcamp dengan 36 top talent BUMN yang diselenggarakan 8 sampai 22 Februari 2021.

Generasi baru pemimpin Indonesia melalui Rumah BUMN haruslah memiliki karakter dan nilai luhur yang kuat, yang memimpin dan mampu menggerakkan perubahan untuk kemajuan. Tidak hanya bagi dirinya dan usahanya, namun juga bagi Indonesia” ujarnya.

Sebagai informasi, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat ada 246 rumah BUMN yang telah didirikan dan tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut dikelola oleh 14 perseroan negara.

Rumah BUMN merupakan sebuah langkah kolaborasi BUMN dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM yang juga diinisiasi sejak 2016 lalu. (ud/ed).

LEAVE A REPLY